+23
Chat Konsultan Hukum
melaporkan-perusahaan-ke-disnaker

Beberapa Hal yang Perlu Anda Pahami dalam Surat Pembagian Harta Warisan

Mengurusi surat pernyataan ahli waris memang terkadang menyita waktu yang cukup panjang dan prosedur yang cukup rumit. Contoh surat pernyataan ahli waris mungkin bisa Anda temui di internet. Namun, pada prakteknya masih banyak masyarakat yang masih kebingungan dalam membuat surat pernyataan ahli waris dimana didalamnya pasti akan membahas juga mengenai contoh surat pembagian harta warisan. Simak beberapa informasi penting saat Anda membuat surat pembagian harta warisan!

Pengertian Surat Pernyataan Ahli Waris

Didalam surat keterangan ahli waris atau biasanya membahas mengenai pembagian warisan, merupakan surat yang sah secara hukum. Tanpa pembuatan surat ini, orang yang dianggap sebagai ahli waris, tidak akan bisa mengambil atau melakukan balik nama terhadap harta warisan peninggalan pewaris. Surat ini dianggap sah dimata hukum, sehingga apabila Anda diberikan warisan oleh orang tua maka Anda harus memiliki surat ini agar dapat mengambil harta warisan yang diberikan.

Dokumen-dokumen yang Perlu Anda Persiapkan

Dalam mengurus surat pernyataan ahli waris, Anda harus menyiapkan beberapa dokumen di bawah ini, yaitu:

  1. Surat keterangan kematian dari rumah sakit
  2. Surat keterangan penguburan
  3. Surat dari catatan sipil mengenai kematian
  4. Kartu Keluarga yang tercantum nama pewaris
  5. KTP pewaris
  6. Akta lahir seluruh ahli waris
  7. Surat nikah bila ahli waris sudah menikah
  8. KTP anak istri

Langkah-langkah dalam Membuat Pernyataan Ahli Waris

Banyak sekali contoh surat pembagian harta warisan yang bisa Anda dapatkan di internet. Namun, tahukah Anda bagaimana cara mengurusnya? Anda bisa melakukan beberapa langkah di bawah ini:

  1. Anda harus membawa semua dokumen atau berkas persyaratan yang sudah disiapkan kepada ketua RT atau RW setempat.
  2. Anda harus meminta surat pengantar dari RT atau RW.
  3. Anda harus mempersiapkan surat keterangan waris yang dilengkapi dengan meterai yang ditandatangani oleh seluruh ahli waris dan ketua RT atau RW dijadikan saksi.
  4. Kemudian Anda harus mengajukan permohonan tersebut ke kantor Kelurahan.
  5. Setelah dari Kelurahan, Anda harus mengajukan fatwa waris ke Pengadilan Negeri atau Pengadilan Agama dengan menyertakan semua dokumen yang sudah Anda lengkapi sebelumnya.
  6. Proses ini cukup banyak, setidaknya memerlukan waktu paling lambat selama enam bulan.

Hal yang Harus Ada Pada Surat Pernyataan Ahli Waris

Dalam beberapa contoh surat pembagian harta warisan, berikut beberapa hal yang bisa kami himpun mengenai apa saja yang harus ada pada suatu pernyataan ahli waris.

  1. Identitas lengkap yang diberikan kuasa
  2. Identitas lengkap yang memberikan kuasa
  3. Menjelaskan secara jelas dan terperinci mengenai kuasa yang diberikan dari pemberi kuasa ke yang diberikan kuasa. Apakah menjual harta warisan, menghibahkan atau lain sebagainya.
  4. Harta yang diwariskan harus dituliskan dengan deskripsi yang jelas. Seperti luas tanah, SHM, dan lain-lain.
  5. Menuliskan tanggal dan lokasi dilakukannya tanda tangan surat kuasa tersebut.
  6. Mencantumkan tanda tangan asli para pemberi kuasa dan yang diberikan kuasa disertai dengan materai.

Seluruh informasi hukum yang ada di artikel ini disiapkan semata-mata untuk tujuan pendidikan dan bersifat umum. Untuk mendapatkan nasihat hukum spesifik terhadap kasus Anda, konsultasikan langsung dengan konsultan hukum berpengalaman dengan klik tombol konsultasi di bawah.



+23
Chat Konsultan Hukum