biaya-pengacara-untuk-perceraian

Biaya Pengacara untuk Perceraian Memang Mahal, Tapi Hal Ini Penting untuk Anda Ketahui

Di latar belakangi oleh banyak hal, kasus perceraian di Indonesia semakin naik setiap tahunnya. Beberapa sumber menyebutkan bahwa kehidupan selama pandemi COVID-19 memicu banyak masalah keluarga yang berujung pada perceraian. Namun, proses mengurus perceraian bukan hal mudah bagi kebanyakan orang, karena itu jasa pengacara sering dibutuhkan untuk menjamin kelancaran proses. Meski biaya pengacara untuk perceraian tidak murah, mempunyai pengacara yang membantu Anda dalam setiap tahapannya bisa jadi menguntungkan.

Biaya sewa pengacara untuk perceraian

Biaya yang dipatok masing-masing pengacara tidaklah sama dan dipengaruhi oleh banyak faktor. Semakin tinggi jam kerja dan pengalaman yang mereka miliki, umumnya akan semakin mahal. Tarif pengacara yang sudah memiliki kantor dan karyawan pun akan lebih mahal jika dibandingkan dengan pengacara yang bekerja sendiri dalam upaya mengurus perceraian.

Selain itu, biaya pengacara untuk perceraian juga disesuaikan dengan domisili didaftarkan dan dilaporkannya gugatan serta kerumitan masalah untuk masing-masing kasus.  Berapapun itu, biaya harus disetujui kedua pihak karena tidak ada aturan pematokan biaya pengacara yang pasti.

Untuk gambaran saja, di kota besar seperti Jakarta, biaya sewa pengacara umumnya berkisar dari Rp 20 juta sampai Rp 100 juta dan memakan waktu selama 4 sampai 6 bulan. Sedangkan di daerah yang lebih kecil, nominal biaya bisa saja berkisar pada angka Rp 15 juta sampai Rp 50 juta atau lebih rendah. Ada juga yang menerapkan sistem tarif per jamnya dengan layanan yang terbatas sesuai dengan kebutuhan klien.

Keuntungan memiliki pengacara dalam kasus perceraian

Proses administrasi dan sidang yang tidak selalu lancar tak jarang membuat proses perceraian menjadi lebih lama. Agar semua bisa diselesaikan dengan lancar dan tuntas, memiliki pengacara tentu akan menguntungkan. Berikut adalah keuntungan dari sewa pengacara yang bisa Anda dapatkan.

  1. Memiliki pihak yang bisa diandalkan untuk mengurus administrasi birokrasi hukum, dengan begitu Anda tidak perlu repot berurusan dengan alur proses hukum perceraian di Indonesia yang cenderung berbelit-belit.
  2. Memiliki pihak yang berfungsi sebagai advokat atau pemberi saran ketika Anda belum memiliki pengertian yang jelas mengenai pelaksanaan sidang dan sistem hukum perceraian di Indonesia, contohnya penerapan hukum perceraian yang dibedakan berdasarkan agama.
  3. Memiliki pihak yang mengurus serta menyusun dokumen yang dibutuhkan sehingga kelengkapan dan keresmian dokumen yang diserahkan untuk keperluan sidang bisa terjamin.
  4. Memiliki pihak yang berpengetahuan tinggi mengenai aturan hukum dan undang-undang dalam upaya penuntasan masalah mengenai hak asuh anak ataupun kepemilikan atas harta.

Dengan layanan dan keuntungan yang disediakan, maka biaya jasa pengacara perceraian yang dikeluarkan dapat dibilang sebanding. Tetapi perlu diingat bahwa tidak semua kasus perceraian memerlukan kehadiran pengacara. Jika Anda merasa bisa menyelesaikan kasus secara mandiri, maka Anda tidak perlu menyewa mengingat biaya pengacara untuk perceraian yang tidak sedikit.

Baca Juga:


Seluruh informasi hukum yang ada di artikel ini disiapkan semata-mata untuk tujuan pendidikan dan bersifat umum. Untuk mendapatkan nasihat hukum spesifik terhadap kasus Anda, konsultasikan langsung dengan konsultan hukum berpengalaman dengan klik tombol konsultasi di bawah.