surat-keterangan-jual-beli-tanah

Perhatikan 8 Hal Ini Saat Membuat Surat Keterangan Jual Beli Tanah

Saat hendak membeli atau menjual tanah adanya dokumen – dokumen penting yang harus anda perhatikan terlebih dulu, salah satu dokumen penting tersebut adalah surat keterangan jual beli tanah. Yang berisikan poin – poin penting mengenai hal yang berhubungan dengan aktivitas jual beli tanah.

Dengan surat ini anda dapat memastikan tentang kepemilikan tanah, yang menerangkan tentang kebenaran kepemilikan dan berhak atas tanah tersebut serta memiliki kuasa untuk menjualnya. Dengan begitu, anda dapat menghindari adanya kasus – kasus yang nantinya merugikan anda, seperti terjadi sengketa tanah, karena tidak lengkapnya dalam dokumen surat jual beli tanah.

Untuk menghindari hal tersebut dan sebelum anda menandatangani surat keterangan jual beli tanah, aspek legal surat jual beli tanah ini harus benar – benar anda cermati dengan teliti agar dapat mengantisipasi hal – hal yang kurang menyenangkan di waktu mendatang. Untuk itu perhatikan hal – hal berikut yang harus ada di dalam dokumen jual beli tanah.

Harga, luas, dan batas

Terdapat jumlah harga tanah yang tertulis di dalamnya dan ditulis dalam bentuk angka bilangan dan harga terbilang. Menerangkan luas tanah yang pihak pertama jual, serta mencantumkan pula batas – batas tanah dengan jelas dan mendetail, mulai batas sebelah utara, selatan, barat, dan timur.

Cara pembayaran

Tercantum cara pembayaran yang jelas baik itu secara tunai, di cicil, atau secara KPR (Kredit Pemilikan Rumah), serta tercantum tanggal pembayaran terakhir sebagai pelunasan.

Uang tanda jadi

Dengan adanya uang tanda jadi ini berarti kedua belah pihak telah sepakat dan mengikat, dengan ini pihak pertama tidak akan menjual ke pihak lain dan pihak kedua akan melunasi pembayarannya. Hal ini dimaksudkan untuk menjelaskan dan mengesahkan dimulainya status proses jual beli tanah.

Jaminan dan saksi

Dalam surat keterangan jual beli tanah, pihak pertama menjamin dan menjelaskan bahwa tanah yang akan dijual adalah benar sepenuhnya dimilikinya, untuk mengukuhkan hal itu ditunjuk sekurang – kurangnya ada dua saksi yang mampu membenarkan status tanah tersebut.

Penyerahan dan status kepemilikan

Menerangkan kapan tepatnya akan dilakukan serah terima tanah beserta sertifikat dari pihak pertama pada pihak kedua, hal ini juga untuk melakukan pemindahan status kepemilikan.

Balik nama kepemilikan

Bertujuan mengatur cara dan prosedur mengalih-namakan sertifikat serta mengikat pihak pertama untuk sepenuhnya membantu proses balik nama kepada pihak kedua. Untuk kewajiban dalam pembayaran biaya balik nama pun harus diterangkan.

Pajak

Dalam hal ini menerangkan bahwa pajak secara sepenuhnya akan menjadi tanggungan pihak ke dua setelah kedua belah pihak baik pihak pertama dan pihak kedua menandatangani surat keterangan jual beli tanah tersebut.

Masa berlaku perjanjian

Poin ini mengatur mekanisme perjanjian bilamana pihak pertama meninggal dunia dan kewajiban pihak pertama dilimpahkan pada ahli waris yang sah. Serta menetapkan hal lain – lain yang belum tercantum dan penyelesaian hal tersebut secara mufakat bagi kedua belah pihak.

Itulah poin – poin penting dalam surat keterangan jual beli tanah yang harus anda perhatikan dalam proses jual beli tanah secara cermat agar dapat menghindari hal yang tidak menyenangkan di masa mendatang mengenai tanah tersebut.


Seluruh informasi hukum yang ada di artikel ini disiapkan semata-mata untuk tujuan pendidikan dan bersifat umum. Untuk mendapatkan nasihat hukum spesifik terhadap kasus Anda, konsultasikan langsung dengan konsultan hukum berpengalaman dengan klik tombol konsultasi di bawah.