surat-pernyataan-kesanggupan-membayar-hutang

Langkah Mudah Membuat Surat Pernyataan Kesanggupan Membayar Hutang

Surat pernyataan kesanggupan merupakan salah satu bagian dari surat perjanjian hutang piutang. Berperan sebagai bukti tertulis yang keberadaannya cukup penting dalam permasalahan hutang piutang. 

Surat ini akan menjadi dasar persetujuan dari dua belah pihak agar tidak terjadi masalah tunggakan setelah adanya sebuah kesepakatan diantara keduanya. Surat kesanggupan yang dibuat merupakan sebuah surat resmi dan memiliki landasan hukum, sehingga sah di depan mata hukum. 

Karena memiliki aspek hukum, maka orang yang menulisnya pun juga harus paham tentang hukum dan telah berusia sesuai dengan aturan dalam hukum yaitu bukan usia di bawah umur.

Dengan adanya perjanjian ini, peminjam tidak akan dapat berlaku curang seperti terlambat melakukan pembayaran. Karena jika peminjam melakukan kesalahan berupa keterlambatan dalam pengembalian uang, maka harus menerima risiko dari perjanjian yang telah disepakati secara tertulis tersebut. 

Secara garis besar, surat pernyataan kesanggupan membayar hutang ini berisikan mengenai hal-hal yang harus dipenuhi oleh pihak peminjam serta konsekuensi yang harus ditanggung jika sampai melanggarnya. Selain itu, surat ini juga berisikan data pribadi pihak yang memiliki kesanggupan lengkap dengan materai dan tanda tangan. 

Manfaat Surat Pernyataan Kesanggupan Membayar Hutang 

Surat perjanjian ini mampu memberikan rasa aman kepada pemberi uang. Dengan adanya surat ini akan memberi sebuah ketenangan bagi pihak-pihak yang bersangkutan seperti pemberi modal maupun penerima modal. 

Oleh karena itu, berikut beberapa manfaat dari dibuatnya surat kesanggupan membayar hutang:  

1. Konfirmasi Pihak yang Terlibat 

Dibuatnya surat perjanjian ini sebagai salah satu sarana untuk mengkonfirmasikan identitas dari pihak terkait. Data yang tercantum harus sesuai dengan identitas asli demi menghindari kesalahan identitas di masa yang akan datang. 

2. Konfirmasi Besaran Hutang, waktu dilaksanakan, dan waktu dibayar 

Tidak hanya memuat data diri, melainkan juga mencantumkan nilai besarnya hutang, kapan diterima dan kapan dikembalikan. Hal ini penting untuk dituliskan dengan tujuan agar kedua belah pihak tidak saling mencurigai. 

3. Menghindari kemungkinan buruk yang bisa terjadi 

Surat kesanggupan ini juga berisikan sebuah kesanggupan dari dua belah pihak dan kemudian disetujui dan disepakati bersama lengkap dengan sebuah materai dan tanda tangan dari kedua belah pihak. 

Jika saja suatu saat peminjam tidak mampu melunasi hutangnya, maka pemberi hutang berhak atas aset yang dijaminkan atau sesuai dengan hukum. 

Hal ini semata-mata dilakukan agar tidak ada hal buruk yang terjadi dikemudian hari. 

4. Bisa memberikan perlindungan secara legal 

Jika suatu saat terjadi sengketa atau perselisihan, maka pihak yang terkait dapat melaporkannya kepada pihak yang berkewenangan seperti dalam ranah hukum dengan membawa barang bukti berupa surat perjanjian yang telah disepakati tersebut. 

5. Langkah Mudah Membuat Surat Pernyataan 

Cara membuat surat kesanggupan membayar hutang bisa dengan menggunakan bahasa Indonesia yang formal dan baku. 

Kemudian Anda harus menentukan tujuan dari dibuatnya surat pernyataan kesanggupan ini. Tuliskan secara jelas di bagian judul surat.  Karena termasuk surat resmi yang berlandaskan dengan hukum, sebaiknya disertakan materai dan juga tanda tangan dari kedua belah pihak. 

Mengenai format penulisannya, Anda bisa mengikuti alur berikut ini: 

Judul surat: menggunakan huruf kapital dan dicetak tebal. Penempatan rata tengah. Pendahuluan: berisi identitas dari pembuat surat dan sebuah kalimat pembuka yang berupa pernyataan yang ingin disampaikan kepada pihak penerima. Isi pernyataan: bagian ini bisa Anda isi dengan bentuk pon ataupun paragraf. 

Da yang terakhir adalah bagian penutup surat: berisikan informasi nama, tanda tangan, dan tanggal pembuatan. Demikianlah sedikit informasi tentang surat pernyataan kesanggupan membayar hutang. Semoga bermanfaat untuk Anda sekalian.


Seluruh informasi hukum yang ada di artikel ini disiapkan semata-mata untuk tujuan pendidikan dan bersifat umum. Untuk mendapatkan nasihat hukum spesifik terhadap kasus Anda, konsultasikan langsung dengan konsultan hukum berpengalaman dengan klik tombol konsultasi di bawah.